More

    Rektor Larang Pegawai Unsyiah Mudik

    Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng melarang seluruh pegawai baik dosen maupun tenaga kependidikan Unsyiah untuk tidak mudik lebaran nanti. Keputusan ini tertuang dalam  Surat Edaran Rektor Nomor: B/2190/UN11/KP.06.06/2020 tentang Larangan Kegiatan Berpergian ke Luar Daerah/Mudik/Cuti/ Selama Penetapan Kedaruratan Covid-19 di Lingkungan Unsyiah . (Banda Aceh, 13/05/2020).

    Rektor menjelaskan, larangan mudik ini bertujuan untuk mencegah atau meminamilisir penyebaran serta pengurangan risiko Covid-19, yang disebabkan oleh  mobilitas penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Keputusan ini juga berdasarkan Surat Edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayan, serta Surat Edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait upaya pencegahan Covid-19.

    “Untuk itulah, Unsyiah melarang pegawainya agar tidak mudik lebaran nanti. Hal ini juga sebagai komitmen kita dalam mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat,” ucap Rektor.

    Rektor mengungkapkan, jika selama pelarangan mudik ini ada pegawai Unsyiah tetap harus melakukan perjalanan karena terpaksa. Maka pegawai tersebut harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari pejabat yang berwenang atas delegasi dari pejabat Pembina kepegawaian.

    “Setiap pimpinan unit kerja diminta untuk mendata secara ketat bagi pegawai Unsyiah yang melanggar keputusan ini di unit kerjanya masing-masing,” ungkap Rektor.

    Selain itu, Pegawai Unsyiah juga tidak dibolehkan untuk mengajukan izin cuti selama berlakunya penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat  terhadap penyebaran Covid-19.

    Namun menurut Rektor, izin cuti masih bisa diberikan kepada pegawai dengan alasan tertentu. Seperti izin cuti karena melahirkan atau sakit, maupun cuti alasan penting yang telah diatur oleh undang-undang.

    Adapun sanksi yang diberikan kepada pegawai Unsyiah yang nantinya melanggar larangan tersebut, menurut Rektor adalah, hukuman disiplin sebagaimana yang telah diatur perundang-undangan.

    Rektor berharap, segenap pegawai Unsyiah dapat mematuhi keputusan ini. Sebab semua ini pada hakikatnya adalah demi kebaikan bersama, termasuk keluarga yang zwada di kampung halaman. Apalagi saat ini banyak ditemukan kasus baru pasien Covid-19 yang tanpa gejala.

    “Pada prinsipnya larangan ini adalah demi keselamatan kita bersama. Sebagai perguruan tinggi, Unsyiah juga ingin memberi contoh kepada masyarakat, untuk bisa menahan diri tidak mudik agar kita bisa segera keluar dari wabah ini,” pungkas Rektor.

    Berita Terbaru

    Balitbangkes Pusat: Akurasi Lab Infeksi USK 100%

    Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Pusat  (Balitbangkes) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan laporan hasil uji konfirmasi laboratorium untuk...

    Tim Satgas Covid-19 USK Kunjungi Walikota Banda Aceh

    Tim Satuan Tugas Covid-19 Universitas Syiah Kuala melakukan kunjungan ke Pendopo Walikota Banda Aceh. Tim Satgas Covid-19 USK ini dipimpin oleh Rektor...

    Kasus Covid-19 masih Tinggi, Unsyiah Perpanjang Kuliah Daring

    Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng memutuskan untuk memperpanjang kegiatan perkuliahan daring di Unsyiah sampai bulan Desember 2020. ...

    Unsyiah Kumpulkan Peneliti Dunia di ICVAES Bahas Solusi Covid-19

    Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan konferensi 2nd International Conference on Veterinary, Animal, and Environmental Sciences (ICVAES 2020)  yang menghadirkan para ilmuwan atau ahli one...

    Rektor Unsyiah: Aceh Perlu Batasi Aktivitas demi Cegah Penyebaran Covid-19

    Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng mengatakan pemerintah Aceh perlu menerapkan aturan tegas yaitu membatasi aktivitas di luar...

    Info Terkait

    Leave A Reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Stay on op - Ge the daily news in your inbox