More

    Rumah Amal Unsyiah Santuni Mahasiswa yang Berada di Banda Aceh

    Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala melalui program Dana Solidaritas Ummat memberikan bantuan biaya bagi mahasiswa Unsyiah yang masih berada di Banda Aceh. Ketua Rumah Amal Masjid Jamik Unsyiah, Dr.rer.pol. Heru Fahlevi, SE., M.Sc mengatakan, bantuan ini disalurkan untuk meringankan mahasiswa yang mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan pokok harian akibat merebaknya wabah Covid-19.  Pemberian donasi ini ditargetkan untuk 200 mahasiswa. Untuk tahap awal, sumbangan telah disalurkan pada 28 Maret 2020 kepada penghuni asrama dan mahasiswa internasional.

    “Kita bekerja sama dengan pengelola Asrama Unsyiah. Mereka yang mengkoordinir mahasiswa dan memasak makanan siap saji tiga kali sehari. Lalu makanan dibungkus dan diantar ke setiap-tiap kamar. Ini cara kita agar physical distancing tetap terjaga,” ujar Heru, Rabu (1/4/2020).

    Ia menambahkan, dana yang dikumpulkan saat ini merupakan sumbangan dari masyarakat Aceh dan civitas akademika Unsyiah. Mengingat dana yang terkumpul masih sedikit, sumbangan pun masih mengutamakan mahasiswa yang terdesak dan memenuhi kriteria bantuan.

    “Tidak semua mahasiswa Unsyiah di Banda Aceh yang menerima bantuan. Kami lebih mengutamakan mahasiswa yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.”

    Adapun persyaratan itu, seperti mahasiswa penerima bantuan berasal dari keluarga kurang mampu, masih berada di Banda Aceh, tidak pulang kampung, mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan harian, dan tidak merokok. Bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut, dapat menghubungi pengurus Rumah Amal Masjid Jamik Unsyiah melalui media sosial Instargam @rumahamal_unsyiah atau melalui Facebook @Rumah Amal Masjid Jami’ Unsyiah.

    Selain menyalurkan bantuan bagi mahasiswa asrama dan mahasiswa internasional, Rumah Amal Unsyiah juga memberikan bantuan bagi mahasiswa lainnya yang berada di luar asrama. Bantuan ini diberikan karena situasi semakin sulit untuk bergerak bebas, serta tertutupnya beberapa ruang publik yang selama ini digunakan mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan hariannya.

    “Bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria akan diwawancara secara online. Jika memenuhi persyaratan, mereka akan mendapatkan bantuan,” ujar Heru.

    Direncanakan program ini berjalan selama 15 hari. Namun, Heru tak menampik jika situasi dan keuangan memadai, program ini akan terus berlanjut hingga keadaan kembali normal.

    Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Marwan mengatakan program Dana Solidaritas Ummat ini dilakukan untuk membantu meringankan beban mahasiswa yang saat ini tidak dapat pulang ke kampung halamannya. Unsyiah merasa berkewajiban untuk meringankan beban mahasiswa, terlebih lagi tidak semua mahasiswa memiliki kehidupan ekonomi yang baik. Untuk itu, ia mengajak para civitas akademika Unsyiah dan masyarakat luas bersama-sama terlibat dalam aksi sosial ini. Sumbangan dapat disalurkan melalui nomor rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) 7099400409 a.n. Rumah Amal Mesjid Unsyiah.

    “Berapa pun bantuan yang diberikan, ini akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,”pungkas Marwan. (Humas Unsyiah/fer)

    Berita Terbaru

    Balitbangkes Pusat: Akurasi Lab Infeksi USK 100%

    Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Pusat  (Balitbangkes) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan laporan hasil uji konfirmasi laboratorium untuk...

    Tim Satgas Covid-19 USK Kunjungi Walikota Banda Aceh

    Tim Satuan Tugas Covid-19 Universitas Syiah Kuala melakukan kunjungan ke Pendopo Walikota Banda Aceh. Tim Satgas Covid-19 USK ini dipimpin oleh Rektor...

    Kasus Covid-19 masih Tinggi, Unsyiah Perpanjang Kuliah Daring

    Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng memutuskan untuk memperpanjang kegiatan perkuliahan daring di Unsyiah sampai bulan Desember 2020. ...

    Unsyiah Kumpulkan Peneliti Dunia di ICVAES Bahas Solusi Covid-19

    Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan konferensi 2nd International Conference on Veterinary, Animal, and Environmental Sciences (ICVAES 2020)  yang menghadirkan para ilmuwan atau ahli one...

    Rektor Unsyiah: Aceh Perlu Batasi Aktivitas demi Cegah Penyebaran Covid-19

    Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng mengatakan pemerintah Aceh perlu menerapkan aturan tegas yaitu membatasi aktivitas di luar...

    Info Terkait

    Leave A Reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Stay on op - Ge the daily news in your inbox